Review The Boys Series Finale β€” Akhir Era Sang King Meme, Namun Terasa Terburu-buru

23 Mei 2026
Review SeriesThe BoysFinaleHomelanderButcherAntony Starr

Bagikan artikel ini:

πŸ¦Έβ€β™‚οΈ Review The Boys Series Finale

Akhir Era Sang King Meme, Namun Terasa Terburu-buru

The Boys Finale Banner

Akhirnya, perjalanan panjang, gila, dan penuh darah dari serial The Boys selama 7 tahun mencapai puncaknya. Mengingat hari ini cukup melelahkan secara fisik maupun mental, aku berharap episode terakhir ini bisa jadi pelipur lara. Sayangnya (karena server diary-ku lagi error), aku akan membagikan ulasanku di sini apa adanya.

Jujur? Ending-nya B AJA SIAL! Sangat mengecewakan. Mari kita bedah lebih dalam kenapa klimaks ini terasa kurang nendang, walau ada beberapa momen yang masih bisa dinikmati. Secara keseluruhan aku cuma bisa ngasih skor 6/10.


πŸšΆβ€β™‚οΈ 1. Ending "B Aja", Kurang Chaotic, dan Wasted Potential

Sebagai sebuah klimaks dari serial yang selama 7 tahun dikenal dengan kegilaannya, ending ini sangat tidak mencerminkan esensi "blood and bone" khas The Boys.

Aku berharap pertempuran akhirnya bakal chaos parah dan destruktif. Nyatanya? Pertarungan utamanya cuma terjadi di dalam ruangan! Rasanya lebih mirip cliffhanger dengan banyak sekali wasted potential daripada sebuah klimaks yang epik. Kalau memang penyelesaiannya sesimpel ini, buat apa ada 8 episode? Di season 4 juga sudah bisa kelar. Bahkan keberadaan Gen V yang cuma buat ngenalin virus pada akhirnya terasa sia-sia dan nggak guna sama sekali.


πŸ’‰ 2. Kematian Homelander: Terlalu Gampang

Salah satu poin paling mengecewakan adalah proses kalahnya Homelander. Kekuatan sosok dewa ini sekadar dihilangkan oleh Kimiko!

Menurutku, akan jauh lebih seru dan menegangkan kalau eksperimen Kimiko diceritakan gagal, atau at least baru berhasil tepat saat mereka sedang terdesak melawan Homelander. Walau terkesan plot armor dan gampang ditebak, itu akan jauh lebih memuaskan sebagai sebuah plot twist ketimbang eksekusi yang sekarang.


πŸ—‘οΈ 3. Paling Puas: Homelander Disampah-sampahin Butcher!

Meski banyak kecewanya, ada satu hal yang bikin aku sangat puas: melihat Homelander benar-benar di-sampah-sampahin oleh Butcher dan disaksikan oleh seluruh warga Amerika!

Dari semua kekurangan di episode ini, momen ini adalah part yang paling oke. Sayangnya, cuma itu doang momen emasnya, sisanya meh banget.

Oh ya, soal Butcher, motivasinya untuk memberontak benar-benar mengingatkanku pada John Wick. Kematian anjingnya (Terror) seolah menjadi pemicu utama buat dia melakukan kudeta ini. Sangat personal dan radikal.


πŸ“– 4. Mengikuti Ending Komik (Dengan Sedikit Beda)

Pada akhirnya, serial ini memilih untuk mengikuti ending dari versi komiknya. Perbedaan utamanya cuma satu: di versi series, semua karakter masih hidup kecuali Butcher dan Frenchie. Sebuah konklusi yang make sense, tapi lagi-lagi, eksekusinya kurang greget.


πŸ‘‘ 5. Tamatnya Era "King Meme"

Satu hal di luar cerita yang cukup bikin sedih adalah tamatnya era meme Homelander. Wajah Antony Starr yang selama ini merajai template meme dunia maya perlahan akan tergantikan. Meski begitu, impact dari karakter ini untuk para kreator meme benar-benar luar biasa dan patut diapresiasi. Big respect untuk Antony Starr dan para cast lainnya yang sudah menemani kita selama 7 tahun.


πŸšͺ 6. "Daddy's Home!" dan Kekecewaan yang Tersisa

Meski secara keseluruhan aku kecewa, momen saat Butcher masuk dengan ucapan "Daddy's home" tetap sukses bikin hype maksimal. Itu adalah salah satu dari sedikit fan-service yang dieksekusi dengan sangat baik.

Saking keselnya sama ending The Boys ini, aku sampai yapping panjang lebar di Discord membahas setiap detail kegagalannya bersama teman-temanku. Kita berdua sepakat kalau serial dengan potensi sebesar ini layak mendapatkan konklusi yang jauh lebih megah dan tidak terasa terburu-buru.

Skor Akhir: 6/10

Buat kalian yang kemarin nonton bareng di bioskop... pasti kecewa berat juga, kan?

Punya pertanyaan tentang topik ini?

Mari terhubung dan jelajahi bagaimana ide-ide ini dapat menggerakkan proyek Anda selanjutnya.

Mari Bicara